Kamis, 28 Maret 2013

(BOOK REVIEW) HOW TO TRAIN YOUR DRAGON


Menjadi Pahlawan Dengan Cara Sulit

~Kisah Kepahlawanan Hiccup Horrendous Haddock III~

~oOo~


Judul: How To Train Your Dragon (Bagaimana Cara Melatih Nagamu)
Penulis: Cressida Cowell
Penerbit: Mizan Fantasy
Tahun: cetakan ke 2, 2010
Penerjemah: Mutia Dharma


Dulu sekali sebelum saya gila buku, ketika buku ini baru terbit, saya sangat ingin membeli buku ini karena judulnya yang unik (mirip buku pengembangan diri karena ada kata ‘How to’-nya), cover dan fisik buku yang imut, serta sinopsis di belakang buku yang membuat penasaran! Jadi kesimpulannya, buku ini manis sekali dan pastinya ceritanya juga keren.

Tapi karena waktu itu saya belum gila buku, jadi saya tidak membelinya. Dan lagi, beberapa bulan berikutnya saya mendapatkan filmnya dari seorang teman. Saya sudah meresensi filmnya yang bisa dilihat di sini. Lalu tahun berganti dan di awal tahun 2013 kemarin, Mizan mengadakan obral buku besar-besaran. Ke-lima seri How To Train Your Dragon yang sudah diterjemahkan Mizan Fantasy diobral 40%, saya ciduk semuanya.Oh ya, sebelumnya saya selalu salah mengira nama penulisnya, seya selal mengatakan ‘Orwel’ bukan ‘Cowel’! Sungguh prestasi yang mengejutkan :P

Nah, sekarang akan saya ceritakan buku ini. Dibanding dengan filmnya yang luar biasa keren itu, buku ini jauh berbeda t; Baik karakter maupun alurnya, sangat berbeda. Dalam film, seperti kata seorang teman, terkesan serius. Tapi bukunya, sangat gokil abis. Saya tersenyum di tiap paragrafnya, tertawa dari level satu sampai level sepuluhpun saya pernah. Buku ini sangat jauh dari kata ‘membosankan’ dan juga unik. Uniknya adalah buku ini oleh penulisnya dirancang seperti buku sejarah beneran, ditulis oleh Hiccup Horrendous Haddock III, dan penulisnya sendiri mengakui dia hanyalah penerjemah. Haha. Kurasa Cressida Cowell memang juga sangat konyol.

Buku yang dikatakan ditulis oleh Hiccup (baca: Hik-kap, artinya’cegukan’) ini adalah sebuah buku untuk menyempurnakan buku yang sangat aneh yang ditulis oleh cendikiawan bangsa Viking pada zaman dahulu kala yang juga menuliskan “How To Train Your Dragon”. Nama cendikiawan itu ialah Profesor. Dr. Yobish. B.A. M.A. Hons. Dll. Nama yang super aneh! Buku tersebut diterbitkan penerbit Kapak Besar dan memenangkan medali emas untuk buku terbaik kaum bar-bar. Buku Dr. Yobish itu sangat bagus, disampuli kulit naga anti bakar dan beberapa hiasan berupa ukiran emas di pojokan sampul buku.

Anda akan tertawa terpingkal-pingkal membaca buku karangan Dr. Yobbish ini. Dan akan semakin terpingkal-pingkal saat membaca komentar dan pujian untuk buku ini. Serta harganya pun juga konyol. Saya ingin membocorkan spoiler tentang buku Dr. Yobbish ini tapi sepertinya akan saya simpan rahasia buku legendaris ini. Untungnya Hiccup menyempurnakan buku terdahulu dan ‘diterjemahkan’ Cressida Cowell lalu sampai pada kita melalui penerbit Mizan Fantasy. Kalau tidak pernah membaca buku ini, tidak ada lagi kenangan untuk naga-naga yang punah itu atau mungkin sedang bersembunyi sekarang.

Jika sebelumnya saya menyinggung buku ‘How To’-nya Dr. Yobbish, mari sekarang kita beralih ke ‘How To’nya Cressida Cowell. Kisah ini menceritakan kisah pahlawan Viking bernama Hiccup yang berjuang amat keras dan sulit untuk bisa berjaya. Dia dilahirkan oleh ketua suku Holigan Berbulu, tapi seluruh fisik dan tingkah lakunya sangat jauh dari harapan seorang pahlawan. Dia kurus dan berbintik-bintik. Berbeda denga teman-temannya yang berotot, brengsek, beringas dan galak. Nama-nama eman Hiccup dan masyarakat pada waktu itu lucu-lucu, disesuaikan dengan fisiknya. Seperti Hiccup yang sering cegukan, lau ada Dogsbreath the Duhbrain (nafas anjing si otah udang), Sishleg (si kaki ikan), Snotface (si muka ingus, yang selalu mempermainkan Hiccup), Gobber the Belch (Gobber si Tukang Sendawa) dlsb. Mereka memiliki tradisi bahwa anak lelaki yang cukup umur harus mencari naga pendamping dan pada perayaaan Thor’s day Thursday (hari kamis Thor) mereka akan diadu dengan sesamanya dan suku lain. Dan bagi mereka yang kalah, akan dibuang.

Karena sebuah insiden yang memalukan, ke-duapuluh anak yang mengikuti inisiasi ini gagal. Dan mereka harus dibuang semuanya. Tapi terjadi hal yang tidak biasa, badai yang sangat besar (yang orang Viking percaya adalah amukan Dewa Thor karena anak-anak Viking memalukan) sampai membuat naga legendaris yang tidur berabad-abad di dasar lautan terdalam terangkat. Naga itu adalah naga Lautus Maximus yang ukurannya benar-benar raksasa, sekitar 20 kali lebih besar daripada paus biru. Badai gila yang sangat besar itu mengocok lautan dan mengangkat si Naga Lautus Maximus sampai terdampar di pantai pulau Berk, pulau suku Hooligan yang sedang dilanda kecewa pada anak-anaknya.

Dan di sinilah Hiccup dan Naganya super kecilnya (Tootles: ompong, untuk membuatnya menakutkan, dia mengganti namanya menjadi “Naga Lamunan Ompong! Ha!) mengalahkan Naga pembunuh berukuran super jumbo tersebut dengan cara yang lucu dan sangat aneh.

Saya tidak menyangka, bahasa indonesia yang katanya kaku, ternyata bisa sangat luwes membikin orang sering tertawa melalui buku terjemahan ini. 
Baca buku ini, dijamin anda akan senantiasa tertawa :D




6 komentar:

  1. penasaran sama buku ini. Di Togamas Jogja serinya dijual 10rb/buku. Tapi malah gak nemu buku pertamanya, akhirnya gak jadi beli. Haha... *pemburu diskonan*
    Anyway, salam kenal!

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya ampun murah banget mbak T__T
      wah mbak harus beli buku murah tapi keren ini mbak :)

      Hapus
  2. aku sampe meracuni suami ku yang awalnya gak suka baca buku-tidak-bergambar,sampe akhirnya mau baca buku ini,sampe2 aku dicuekin.. *curhat*
    kelanjutannya kok belum muncul ya mas???ada infooo?

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak tau mbak,, mgkin Mizan merasa rugi menerjemahkan buku ini kali ya? sampek dibanting harga gitu..

      Hapus
  3. Dohhhhh lagi hunting yg seri ini emang..dan review ini bikin geregetan (saya emang gila buku juga haaaha)

    BalasHapus
  4. ini yg terjemahan indo cm smpe 5 seri ya?

    BalasHapus